
Catania, Jumat
Ambisi Inter Milan memperlebar keunggulan di puncak klasemen Serie A kandas. Catania yang tertinggal lebih dulu, bangkit secara mengesankan dengan menjungkalkan Inter 3-1 langsung di Stadio Angelo Massimino, Jumat (12/3) atau Sabtu dini hari WIB.
Diego Milito sempat membuat harapan Inter membumbung, namun nasib nahas Sulley Ali Muntari yang diusir wasit begitu cepat setelah masuk sebagai pemain pengganti menjadi titik balik kebangkitan Gli Elephanti. Tiga gol Catania berturut-turut dihasilkan Maxi Lopez, penalti Giuseppe Mascara, dan Jorge Andres Martinez.
Pelatih Inter Jose Mourinho menyaksikan anak-anak asuhnya beraksi dari tribun dikarenakan masih menjalani suspensi. Meski demikian Inter berambisi pulang dengan tambahan tiga poin.
Selain menjauhkan diri dari AC Milan dan AS Roma di tempat kedua dan ketiga, kemenangan akan menjadi modal berharga sebelum bertamu ke kandang Chelsea, Selasa (16/3), guna melangkah ke babak perempat final Liga Champions.
Inter tidak mampu membongkar pertahanan tim besutan Sinisa Mihajlovic, mantan punggawa Inter, yang bermain spartan. Kebuntuan serangan Inter baru bisa dipecahkan di babak kedua. Tepatnya di menit ke-54, Milito menyelesaikan assist Samuel Eto’o. Catania keluar menyerang dan berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-74 melalui sepakan first-time Maxi.
Momentum itu dipertahankan Catania. Karena ingin menyegarkan tenaga barisan tengahnya yang kerap kalah dalam duel perebutan bola, Mourinho memasukkan Muntari menganti Esteban Cambiasso.
Tapi baru dua menit merumput gelandang internasional Ghana ini sudah harus beringsut ke kamar ganti setelah menerima dua kartu kuning hanya dalam hitungan detik—kemungkinan menjadi kartu merah tercepat buat seorang pemain pengganti di Serie A.
Handball di dalam kotak penalti yang membuahkan kartu kuning kedua buat Muntari diselesaikan dengan dingin oleh Mascara. Pemilik nomor punggung tujuh ini memperdayai Julio Cesar dengan men-chip bola di menit ke-81.
Kemenangan fantastis Catania dipastikan gol Martinez di injury time. Setelah melewati dua pemain belakang lawan, penyerang asal Uruguay itu menyeploskan gol kesembilan di Serie A musim ini.
Keunggulan Inter bisa terpangkas jadi satu poin jika Milan mengalahkan Chievo Verona, Minggu (14/3). Kemenangan itu membuat Catania kian menjauh dari jerat degradasi. Rosazzurri yang hanya kalah sekali dari sembilan partai terakhir kini surplus delapan poin dari zona merah. (luc/Liputan6)
Susunan pemain:
Catania: Andujar; Alvarez, Silvestre, Terlizzi, Capuano (Potenza 88); Izco, Biagianti (kk), Ricchiuti (Delvecchio 76); Mascara, Martinez (kk); Maxi Lopez (Carboni 83).
Inter: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Matarazzi, Zanetti (kk); Mariga (Quaresma 46), Cambiasso (Muntari 79 (kk, km)), Stankovic (kk) (Pandev 77); Sneijder; Eto’o, Milito.
Wasit: Paolo Valeri.