
Sunter, Warta Kota
Sejak diluncurkan pada pertengahan tahun 2009 PT Suzuki Indomobil Sales, ATPM sepeda motor Suzuki di Indonesia, terus meningkatkan penjualan sepeda motor skutik. Varian yang didorong menjadi unggulan kali ini adalah Suzuki SkyDrive Dynamatic 125.
Planner Brand I Skutik PT Suzuki Indomobil Sales FX Sapto Juniharsanto mengatakan, saat ini penjualan Suzuki mencapai 40.000 unit/bulan. Dari total penjualan itu sebesar 36 persen disumbang dari tiga varian skutik, yakni Spin, Skywave, dan Skydrive.
"Suzuki Spin menyumbang 49 persen, dan 35 persen diperoleh dari varian Suzuki SkyDrive," ujar Sapto, Kamis (11/3).
Deputy General Manager 2W Marketing-Planning Section Head PT Suzuki Indomobil Sales Joko Utomo mengatakan, penjualan skutik memang masih didominasi oleh Spin. Pasalnya, Suzuki SkyDrive baru diluncurkan pertengahan 2009, sehingga masih memerlukan promosi sebanyak mungkin kepada masyakat.
Geber Suzuki
Suzuki terus berupaya memperkenalkan SkyDrive, salah satunya melalui acara Geber Suzuki. Menurut Joko, acara yang dimulai November 2009 itu mendapat respons cukup besar, dan diikuti oleh 7.000 peserta yang berasal dari 10 kota di dua wilayah barat dan timur Indonesia.
"Jumlah ini diseleksi lagi menjadi 240 peserta, dan disaring hingga tinggal 80 peserta. Nah, puncaknya akan digelar di Bandung dan Bali. Masing-masing kota mengirimkan dua pemenang," kata Joko.
Joko mengatakan, masing-masing wilayah nanti akan muncul satu pemenang, yang akan diikutsertakan dalam kejuaraan serupa di Bangkok. Peserta juga akan berkesempatan mengunjungi pameran Bangkok Motor Show.
Khusus peserta dari Jakarta diwakili oleh Winarto dan Reza. Keduanya maju ke babak grand final yang digelar di Bandung, Minggu (14/3). Mereka akan bertarung dengan perwakilan antara lain dari Bandung, Medan, dan Palembang.
Kegiatan Geber Suzuki itu diakui Joko tidak langsung mendongkrak penjualan Suzuki SkyDrive. Hasil dari kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang.
" Yang pasti, Suzuki ingin menegaskan mempunyai varian skutik sebanyak tiga varian," ujar Joko. (ang)