Kamis, 29 Juli 2010
Sudin Pariwisata Jakpus menggelar Festival Jajanan Khas Betawi dan Festival Jalan Jaksa pada 30 Juli-1 Agustus 2010 di Jalan Jaksa, Menteng              Pemprov DKI segera membatasi sepeda meotor melintas di kawasan-kawasan tertentu di Jakarta              Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis bebas kepada dua janda pahlawan              
Home  |  Warta
Selasa, 9 Maret 2010 | 17:34 WIB
Keluarga Belum Percaya Dulmatin Tewas
Repro/SCTV

Pemalang, Selasa

Keluarga Dulmatin di Desa Kebo Ijo, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, belum percaya jika orang yang tewas dalam aksi penggerebekan di Pamulang, Tangerang, Banten, Selasa (9/3), adalah anggota keluarganya.

Menurut kakak Dulmatin, Azam Ba`afut, kabar meninggalnya Dulmatin sering diterima sejak kasus penyergapan di Mindanao. "Namun hingga kini kenyataannya tidak jelas," kata Azam, seperti dilansir Antara.

Azam menjelaskan, hingga kini pihak keluarga belum mengetahui secara pasti kabar meninggalnya Dulmatin alias Joko Pitoyo atau Amar Usman. Pasalnya, pihak kepolisian belum menghubungi mereka. "Kami justru baru tahu setelah dari media jika Dulmatin tewas," katanya.

Menurut dia, informasi meninggalnya Dulmatin sudah dua kali diterima keluarga. Pertama saat dikabarkan tewas di Mindanao, Filpina.

Saat itu, Kepolisian Daerah Jawa Tengah melakukan tes DNA terhadap keluarga. Namun, setelah itu tidak ada kabar lagi tentang Dulmatin dan mendadak kini dikabarkan lagi tewas di Pamulang.

Dulmatin, putra pasangan Hj. Masniati (60) dengan almarhum Usman Sofi dikenal tidak senang melakukan kekerasan dan taat ibadah. Karena itu, keluarga tidak percaya jika ia melakukan serangkaian kegiatan peledakan bom di sejumlah daerah.

Namun, jika benar Dulmatin tewas, pihak keluarga telah mengikhlaskannya. Pihak keluarga akan tetap tabah jika pihak kepolisian memberitahukan dan meminta datang ke Pamulang untuk melihat kebenaran wajah Dulmatin.

"Kami akan menunggu kabar itu. Namun, jika benar Dulmatin telah tewas, kami akan minta almarhum dimakamkan di Pemalang," katanya. (luc)

Share on Facebook
A A A
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Kode
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
About Us    |    Advertise with Us    |    Contact
© 2008 WARTA KOTA — All rights reserved