
Palmerah, Warta Kota
Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) menggelar Festival Teater Remaja 2010, sebagai upaya memperkenalkan kesenian tradisi kepada generasi muda.
"Saat ini generasi muda kita cenderung semakin akrab dengan berbagai bentuk kesenian yang sebenarnya kurang relevan dengan dunia remaja dan kepribadian bangsa," kata Direktur Kesenian Kemenbudpar, Sulistyo Tirtokusumo, Rabu (24/2).
Dia mengatakan, Festival Teater Remaja 2010 juga bertujuan mengenalkan pemanfaatan kecanggihan teknologi, untuk disandingkan dengan kearifan lokal bangsa Indonesia. Menurut Sulistyo, pihaknya bertanggung jawab melindungi dan menjaga kesenian dari kepunahan dan pendangkalan makna.
"Apalagi kesenian bersifat dinamis dan selalu berkembang sesuai dengan kemajuan zaman, sehingga perkembangannya harus selalu diimbangi dengan kemampuan bagaimana memilih dan memilah pengaruh budaya luar yang tepat dengan nilai-nilai yang terkandung dalam seni yang kita miliki," katanya.
Sulistyo mengatakan, pihaknya menyelenggarakan Festival Nasional Kesenian secara rutin tiap tahun. Gelaran ini menjadi wadah bagi para seniman daerah untuk menyampaikan pertanggungjawaban kesenimanannya dan menjadi ajang bergengsi bagi daerah untuk berkompetisi.
"Kami juga menyiapkan pedoman pelaksanaan festival teater remaja tahun ini yang memenuhi kebutuhan teknis maupun administrasi," katanya.
Tahun ini tema festival yang diangkat adalah "Dari Lokal Menuju Global". Sulistyo berharap tema tersebut dapat mencerminkan kemampuan pengalaman artistik dunia remaja Indonesia untuk berinteraksi dengan pilihan-pilihan baru dari dunia global masa kini.
Festival tersebut akan digelar pada 4-9 November 2010 di Jakarta dan rencananya akan diikuti oleh peserta dari 33 provinsi dengan masing-masing tim beranggotakan minimal 15 orang. (Antara/ink)