
Tangerang, Warta Kota
SETELAH tiga hari kabur, Muhammad Subur alias Dudun alias Eko (28), perampok pabrik logam di Jalan Raya Legok, Kelapadua, Tangerang, ditembak oleh tim Buser Polres Kabupaten Tangerang, Senin (8/2).
Penembakan itu berlangsung di Cikarang, Kabupaten Bekasi, kira-kira pukul 08.00, saat Eko turun dari bus. Menurut polisi, Eko ditembak pada betis kirinya karena melarikan diri ketika hendak ditangkap.
Seperti diberitakan, Eko bersama Asep, Ajis, dan Apoi pada hari Jumat (5/2) merampok pabrik logam di Jalan Raya Legok, Kelapadua. Mereka menggasak berbagai barang yang terbuat dari tembaga dengan nilai total Rp 8 juta.
Eko sendiri mengaku kebagian Rp 1,65 juta. Menurut seorang anggota tim buser yang ditemui wartawan di RSU Tangerang, Asep dan Ajis sudah ditangkap lebih dahulu, yakni sehari setelah perampokan. "Kami masih memburu Apoi," ujarnya.
Eko, yang pernah masuk bui karena kasus sodomi terhadap anak berusia empat tahun, mengaku terpaksa merampok karena butuh uang untuk keluarganya.
Kapolres Kabupaten Tangerang Kombes Edi Sumitro Tambunan mengatakan, "Kami masih memburu satu tersangka lagi, yakni Apoi. Tempat persembunyainnya sudah kami ketahui. Jadi, tunggu saja," ujarnya. (Valentino Verry)