Jumat, 12 Maret 2010
Jenazah Dulmatin menurut rencana akan dimakamkan oelh keluarganya Jumat pagi ini              Jenazah Dulmatin telah tiba di kampung halamannya di Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (12/3) sekitar pukul 03.00 dini hari              Hasil Liga Eropa: Atletico 0-0 S Lisbon, Hamburg 3-1 Anderlecht, Lille 1-0 Liverpool, Rubin 1-1 Wolfsburg, Benfica 1-1 Marseille, Juve 3-1 Fulham, Panathinaikos 1-3 Standard L, Valencia 1-1 Werder              
Home  |  Kriminal  |  Warta Kriminal
Senin, 8 Februari 2010 | 21:42 WIB
Siswa SD Jadi Preman
Aniaya 6 Temannya Di Bawah Pengaruh Nipam
www.neighborhoodlink.com

Jatinegara, Warta Kota

Usia AB baru 9 tahun. Namun karena pengaruh nipam, tergolong psikotropika, bocah itu sudah "berlagak" dewasa. Dia menyekap dan menganiaya enam teman sekelasnya di dalam kamar mandi sekolah.

Tidak tanggung-tanggung, selama sekitar satu jam, saat mata pelajaran Pramuka pada Sabtu (6/2), AB menyandera teman-temannya di kelas III SDN Cipinang Muara 12 Pagi. Dia memukuli wajah teman-temannya, membenturkan kepala mereka ke dinding, dan menyileti tangan para korban.

Perbuatan itu terbongkar setelah salah seorang korban, yakni Fajri Fachrudin (8), trauma dan takut sekolah. Fajri memberitahu penyebabya ke orangtuanya, yang membuat Dede (31), orangtua Fajri, kaget. Dede lalu datang ke sekolah pada Senin (8/2) pagi kemudian melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Polsektro Jatinegara.

Enam siswa SD korban penyekapan dan penyiksaan itu adalah Fajri, Delfan (8), Zikri (9), Yoga (8), Tedi (9) dan Lutfi (9). Mereka serta AB sempat diperiksa di Polsek Jatinegara dengan didampingi wali murid dan pihak sekolah yang diwakili Guru Wali Kelas III B, Rerindra. Oleh Mapolsektro Jatinegara kasus ini akhirnya dilimpahkan ke Polrestro Jakarta Timur. (Budi SL Malau)

Share on Facebook
A A A
Carehi M
Senin, 15 Februari 2010 | 00:05 WIB
Ortunya tu gmana seeh... gimanapun dia masih anak, mustinya ortu dia ngajarin yg baik-baik. Kalo nggak mau tanggung jawab ama anak ya nggak usah bikin anak! Jgn pake alesan yang bikin rusak lingkungan/temen/pengaruh tv dsb... ya ajain anaknya, kalo takut pengaruh lingkungan ya pindah aja sekalian... yang pasti harus berusaha sekuat tenaga buat didik dan jaga anak kita biar bisa jadi seperti yang kita para ortu harapkan.
Talitha
Selasa, 9 Februari 2010 | 17:59 WIB
jangan menjadi narkoba ok
Cembre
Selasa, 9 Februari 2010 | 17:11 WIB
jamane wis kewalik..........kualat tu anak
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Kode
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
About Us    |    Advertise with Us    |    Contact
© 2008 WARTA KOTA — All rights reserved