Rabu, 8 September 2010
Hasil Kualifikasi Euro 2012: Jerman 6-1 Azerbaijan, Irlandia 3-1 Andorra, Italia 5-0 Kep Faroe, Perancis 2-0 Bosnia, Belanda 2-1 Finlandia, Inggris 3-1 Swiss, Norwegia 1-0 Portugal              
Home  |  Gosip
Selasa, 19 Januari 2010 | 17:22 WIB
Aura Kasih Dituntut Rp 2,2 M
Bertengkar dengan Pacar, Batal Manggung
Warta Kota/Celestinus Trias HP

Penyanyi cantik Aura Kasih menghadapi tuntutan sebesar Rp 2,2 miliar gara-gara mengingkari kontrak. Aura batal manggung dalam acara gathering ulang tahun ke-49 Bank Sulsel di Makassar, Jumat (15/1) malam, padahal honor sudah dibayarkan.

Hari itu, sebenarnya Aura Kasih telah berada di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, untuk berangkat ke Makassar. Namun karena bertengkar dengan pacarnya, Aura membatalkan keberangkatannya. Tentu saja event organizer (EO) PT Debindo Mega Promo yang mengontrak Aura jadi berang.

“Menurut keterangan yang disampaikan oleh perwakilan manajemen Aura Kasih, katanya penyanyi itu mendadak ditelepon oleh pacarnya lalu dimarahi. Jadi, saat di Bandara Soekarno-Hatta, Aura Kasih lari dan naik taksi meninggalkan bandara,” kata Husaini Muslimin, project manager acara dari Debindo Megapromo, mengutip keterangan yang disampaikan oleh manajemen Aura Kasih.

Husaini menyampaikan hal itu kepada wartawan di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (18/1). Akibat kaburnya Aura Kasih, pihak penyelenggara acara gathering ulang tahun Bank Sulsel harus menanggung kerugian materi maupan nonmateri atau imateri.

Menurut Husaini, yang didampingi pengacaranya Yasser Wahab, pihak klien mereka yakni Bank Sulsel sudah menyatakan ketidakpercayaan dan mengajukan tuntutan imateri yang nilainya mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

“Karena besarnya tuntutan dari klien kami, maka kami pun demikian menuntut secara imateri terhadap pihak manajemen Aura Kasih. Ada tuntutan sebesar Rp 260 juta, itu adalah dalam bagian total tuntutan yang Rp 2,2 miliar itu,” kata Husaini.

Mengetahui alasan Aura Kasih yang membatalkan kontrak manggung di Makassar itu pihak Debindo mengaku kaget dan terkejut. Menurut Husaini, pihak manajemen yang ketika itu sudah hadir di Makassar telah mengungkapkan permintaan maaf.

“Namun sejak hari itu, Jumat (15/1), sampai hari ini (Senin,18/1), pihak Aura Kasih belum menyampaikan permintaan maaf dan memberikan keterangan resmi tentang alasan pembatalan secara mendadak tersebut. Kami masih akan menunggu sampai tujuh hari ke depan,” kata Husaini.

Menurut Husaini, kontrak kerja dengan pihak Aura Kasih sudah dilaksanakan sepekan sebelum hari H acara. Pihak Debindo pun sudah melunasi pembayaran sebesar Rp 48 juta, ditambah sejumlah biaya lain untuk persiapan acara tersebut yang nilai totalnya mencapai Rp 260 juta. Pembayaran sudah disepakati dan Aura Kasih sesuai kontrak akan menyanyikan delapan lagu di hadapan para pejabat Bank Sulsel di Hotel Clarion, Makassar.

Pengacara Debindo Megapromo, Yasser Wahab, mengungkapkan bahwa kliennya sudah mengirimkan surat somasi ke manajemen Aura Kasih. Debindo juga masih menunggu pihak Aura Kasih bersedia menyelesaikannya secara kekeluargaan. “Kami tunggu dalam sepekan ini. Jika tidak ada kabar atau apa pun, maka kami akan mengajukan legal action,” katanya.

Bintang utama

Sementara itu Ulur dari perwakilan manajemen Aura Kasih yang dihubungi wartawan mengungkapkan bahwa yang terjadi pada Jumat (15/1) adalah murni kesalahan dari Aura Kasih. Karena, sebelumnya pihak manajemen sudah melakukan kontak dan menyetujui kontrak untuk Aura. Ketika itu Aura menyatakan bahwa dirinya bisa hadir sebagai bintang utama dalam acara gathering ultah Bank Sulsel.

Namun, disinggung tentang Aura yang kabur dari bandara lantaran dimarahi oleh pacarnya, pihak manajemen tidak tegas memberikan jawaban. “Ya saat itu dia kabur naik taksi dari bandara karena sedang ada masalah dengan pacarnya. Soal penyelesaian secara hukum, kami masih menunggu kabar dari pihak penyelenggara acara,” kata Ulur. (Celestinus Trias HP)

Share on Facebook
A A A
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Kode
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
About Us    |    Advertise with Us    |    Contact
© 2008 WARTA KOTA — All rights reserved