Rabu, 8 September 2010
Home
Selasa, 27 Juli 2010 | 08:16 WIB
Masa Depan Maradona Ditentukan Selasa Ini
AP Picture 
Dibaca : 108 kali | Komentar: 0

Buenos Aires, Senin

MASA depan Diego Maradona sebagai pelatih Argentina akan ditentukan dalam pertemuan para pimpinan asosiasi sepak bola, Selasa (27/7).

Maradona bertemu dengan kepala Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) Julio Grondona, Senin (26/7), selama lebih dari dua jam untuk menentukan apakah ia akan terus menjadi pelatih setelah kekalahan Argentina 0-4 dari Jerman pada perempat final Piala Dunia.

"Mereka melakukan pertemuan lama dan menganalisis situasi tim saat ini dan masa depan dia," kata juru bicara AFA Ernesto Cherquis Bialo, Senin.

"Keputusan akan diambil besok. Saya tidak bisa katakan apakah kesepakatan sudah dicapai. Presiden sudah menyusun laporan dan akan menyampaikannya pada komite eksekutif AFA besok."

Ia menambahkan bahwa pertemuan tersebut akan dilaksanakan pada pukul 07.30 malam waktu setempat (22.30 GMT).

Maradona mengatakan kepada media setempat pada Minggu, ia ingin tetap menjadi pelatih tetapi hanya jika ia masih memegang kendali untuk memilih asistennya.

"Saya ingin terus. Apakah saya akan tetap tinggal akan diputuskan dalam pertemuan antara saya dengan Grondona ... dan hasilnya akan bergantung pada apa yang ia inginkan dan apakah ia menerima apa yang saya minta dari dia," kata Maradona kepada televisi Argentina dalam komentar pertamanya kepada wartawan lokal sejak tersingkir dari Piala Dunia.

"Melanjutkannya berarti bertugas dengan orang-orang yang saya inginkan," tambah Maradona, mengacu pada laporan media bahwa AFA akan meminta dia mengganti beberapa anggota tim kepelatihannya.

"Saya sama sekali tidak akan melanjutkan sebagai pelatih tim nasional jika mereka ingin menyingkirkan (Alejandro) Mancuso atau (Hector) Enrique dari saya ... atau jika mereka ingin memaksakan seseorang atau yang lainnya pada saya."

Kinerja Maradona, yang memenangi Piala Dunia sebagai pemain pada 1986, sebagai pelatih Argentina telah menghasilkan penampilan yang setengah-setengah.

Ia membela penampilan timnya di Afrika Selatan kendati tersingkir secara menyakitkan.

"Kami tidak pantas berakhir dengan cara seperti itu, kami telah melakukan pekerjaan dengan baik," katanya. (Ant/apr)
 

Share :                
A   A   A
Beri komentar :
Nama
Email
Komentar
Kode
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.