Rabu, 8 September 2010
Home
Sabtu, 8 Mei 2010 | 10:35 WIB
Taman Bacaan di Cibesut
Warta Kota/Budi SL Malau 
Dibaca : 361 kali | Komentar: 0

Jatinegara, Warta

Di tengah kesederhanaan dan keterbatasannya, warga di permukiman padat RW 08, Kelurahan Cipinang Besar Utara (Cibesut), Kecamatan Jatinegara, berhasil membangun sebuah Taman Bacaan Masyarakat (TBM).

Secara resmi, Jumat (7/5), TBM ini diresmikan oleh Wakil Walikota Jakarta Timur, Asep Syarifudin dan Asisten Kesejahteraan Masyarakat, M Efendi Anas.

Sekalipun berada di kantor sekretariat RW 08 Cibesut, TBM yang sekaligus toko buku ini terbuka untuk umum.

Ketua RW 08, Haryo Ismail, mengatakan TBM ini didirkan atas swadaya masyarakat dan sumbangan berbagai pihak. Untuk pengelolaannya, masyarakat RW 08 melakukannya secara mandiri.

Dia mengharapkan dukungan penuh dari Pemprov DKI Jakarta, khususnya dalam penyediaan buku-buku bacaan. Saat ini, menurut Haryo, koleksi buku yang ada di TBM RW 08 baru mencapai 200 judul buku,

“Kami mengharapkan buku-buku yang ada dapat ditambah lagi jumlahnya,” ujarnya.

Menurut Haryo, pembangunan TBM menelan dana sebesar Rp 160 juta, yang seluruhnya merupakan hasil swadaya masyarakat. Dana tersebut, sebesar Rp 60 juta digunakan untuk pengadaan lahan dan sebesar Rp 100 juta untuk pembangunan gedung di atas lahan seluas 60 m2.

Pada kesempatan tersebut, Haryo juga meminta agar Pemprov DKI Jakarta dapat membangun taman interaktif bagi warga permukiman padat penduduk di Cibesut. Dia mengusulkan taman interaktif itu dibangun di sebelah TBM.

“Kebetulan di sebelah taman bacaan ada lahan kosong seluas 230 m2 yang diharapkan dapat dibeli pemerintah untuk dibangun taman interaktif,” katanya.

Asep Syarifudin dalam peresmian TBM itu mengatakan, pihaknya menyambut baik pendirian TBM yang merupakan hasil swadaya masyarakat di RW 08 Kelurahan Cibesut. “Dana untuk pembangunan taman bacaan dan toko buku masyarakat ini seluruhnya murni berasal dari warga,” kata Wakil Walikota.

Dirinya berharap, TBM yang dibangun di tengah-tengah perkampungan padat penduduk tersebut dapat terus dijaga dan dirawat, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat. “Membaca merupakan kunci keberhasilan. Dengan banyak membaca akan membuat orang menjadi maju,” katanya berpesan.

Sementara itu, terkait dengan permintaan pembuatan taman interaktif tersebut, Asisten Kesmas Provinsi DKI Jakarta, Effendi Anas, berjanji akan berupaya mewujudkannya. Pasalnya, hal tersebut sesuai dengan tekad dari Gubernur Fauzi Bowo yang mengharapkan di setiap RW di Provinsi DKI Jakarta memiliki taman interaktif.

“Pembuatan taman interaktif tersebut untuk menambah ruang terbuka hijau di kota Jakarta, yang saat ini baru mencapai 9 persen. Padahal dalam aturan yang ada, ruang terbuka hijau harus mencapai minimal 13 persen dari luas wilayah DKI Jakarta,” kata Anas.

Anas berjanji akan mengusulkan lahan seluas 230 m2 di RW 08 Kelurahan Cibesut itu untuk dijadikan taman interaktif masyarakat, dan pengadaannya akan segera dianggarkan. “Asal pemilikannya jelas, memiliki surat-surat yang lengkap, dan bersedia dibayar sesuai dengan NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak), lahan tersebut akan dibeli untuk dibangun taman interaktif,” kata Efendi Anas.

Pada acara peresmian itu juga diserahkan bantuan berupa 20 KTP dan 20 akte kelahiran gratis kepada warga RW 08. Selain itu juga diserahkan 30 buku tafsir Al Quran untuk menambah koleksi di TBM dan santunan untuk anak yatim piatu sebanyak 50 orang. (Budi SL Malau)

Share :                
A   A   A
Beri komentar :
Nama
Email
Komentar
Kode
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.