
Blok M, Warta Kota
Suka. Kata itu begitu sederhana. Tapi, suka bisa membuat orang meluap-luap, baik emosi atau imajinasi. Rasa suka itu pun bisa membuat orang memiliki daya, daya kreatif.
Seperti penulis Rayni N Massardi. Ia suka Peterpan. Tentu saja, seperti kebanyakan perempuan lainnya, ia sangat suka vokalisnya, Ariel. Terutama syair-syair lagu ciptaan Ariel.
"Saya suka lagu-lagu Ariel dan saya menempatkan diri sebagai perempuan yang menggemari lagu-lagu Ariel," tuturnya beberapa waktu lagi di Blok M Square, Jakarta Selatan.
Saking sukanya, ia pun menelisik syair Ariel, walaupun ia tidak paham bermusik, apalagi bernyayi. Namun, lagu Ariel sangat menyentuh dan mengilhaminya untuk membuat karya tulis. Ia pun menguliti syair Ariel dengan perasaannya.
Buku berjudul Ngoprek 'Santai' Syair Lagu: dari Taman Langit sampai Tak Ada yang Abadi karya Rayni N Massardi dikerjakan dalam tempo 18 bulan. Bukan waktu yang sebentar dalam pengerjaan tulisan 150 halaman itu.
Pasalnya, ia harus mengoprek-oprek 36 judul lagu karya Ariel yang termuat dalam album Peterpan, antara lain Taman Langit, Aku & Bintang, Bintang di Surga, dan Tak Ada yang Abadi.
Satu per satu lagu itu ia puji-puji, syair lagu yang puitis, melakonlis yang menyentuh hati. Lagu Peterpan bisa membangunkannya dari tidur, mimpi buruk, dan rasa sepi.
Mendengarkan lagu-lagunya serasa mengunyah cokelat yang lumer di lidah. Bahkan, lagu-lagu cintanya bisa menyentuh penikmatnya, tua dan muda, serta lagu yang penuh harapan dan impian.
Tapi, ia juga menghitung pemborosan kata-kata dalam syair lagunya. Seperti menggunakan kata aku yang berulang-ulang, pada lagu berjudul Dan Hilang yang menggunakan kata aku/ku 27 kali, lagu Yang Terdalam dan Mimpi yang Sempurna masing-masing menggunakan kata aku/ku 9 kali.
Pada lagu Tertinggalkan Waktu menggunakan kata kau/mu 34 kali. Selain itu, kata-kata dalam syair itu tak terjalin sempurna, tidak saling berhubungan, saling lepas, tapi tetap menampilkan kata-kata yang kuat.
Rayni N Massardi bukan ABG. Dia hampir berusia 53 tahun, seorang nenek dari 1 cucu. Buku Ngoprek 'Santai' Syair Lagu: dari Taman Langit sampai Tak Ada yang Abadi adalah buku ke-6 yang telah ditulisnya.
Sebelumnya, istri Noorca Massardi itu telah membuahkan karya antara lain kumpulan esai Hidup Enggak Enak itu Enak (JMC 2007), Biografi Politik 1.655: Tak Ada Rahasia dalam Hidup Saya (Galangpress, Yogyakarta, 2005), dan Inspirasi Mode Indonesia (Gramedia, Jakarta 2003).
Karya cerpennya berjudul Yang Tersisa dimuat di Cerpen Pilihan Kompas Riwayat Negeri (Penerbit Kompas, 2006), dan cerpen Dua Senja juga dimuat dalam Cerpen Pilihan Kompas Laki-Laki yang Kawin dengan Peri (Penerbit Kompas 1995). (Intan Ungaling Dian)